
Semarang, 10 Agustus 2026 — Dalam rangka meningkatkan kompetensi pendidik serta mendorong pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran, SMP Negeri 25 Semarang menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Penggunaan Platform Pijar untuk Asesmen Pembelajaran, pada Senin, 10 Agustus 2026, bertempat di Aula SMP Negeri 25 Semarang.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 13.00 WIB tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta tamu undangan. Pelatihan ini menjadi salah satu upaya SMP Negeri 25 Semarang untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan sekaligus memperkuat kemampuan warga sekolah dalam memanfaatkan platform digital sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Acara berlangsung dalam suasana yang penuh antusiasme dan semangat belajar. Rangkaian kegiatan dipandu oleh Intan Okedwiana, A.Md., selaku pembawa acara, yang mengantarkan seluruh rangkaian kegiatan mulai dari pembukaan hingga penutupan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Nur Laily, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala SMP Negeri 25 Semarang, yang diwakili oleh Bapak Wahyudi Isa Al Bahri, S.Pd., selaku Wakil Kepala SMP Negeri 25 Semarang, serta Bapak Rico Putra Ardiansyah selaku pemateri dalam pelatihan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar agar seluruh rangkaian pelatihan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta.
Dalam doa yang dipanjatkan, seluruh peserta memohon agar kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk memperoleh ilmu yang bermanfaat, meningkatkan wawasan dan kompetensi, serta memberikan kemudahan bagi para guru dan tenaga kependidikan dalam mengikuti perkembangan teknologi di bidang pendidikan.
Doa juga menjadi pengingat bahwa perkembangan teknologi perlu berjalan beriringan dengan nilai-nilai kebaikan, ketulusan, tanggung jawab, dan semangat untuk memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.
Setelah pembukaan dan doa, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala SMP Negeri 25 Semarang, Ibu Nur Laily, S.Pd., M.Pd. yang diwakili oleh Bapak Wahyudi Isa Al Bahri, S.Pd., selaku Wakil Kepala SMP Negeri 25 Semarang
Dalam sambutannya, kepala sekolah memberikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh. Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan menjadi bagian penting dalam menghadapi kebutuhan pembelajaran yang terus berkembang.
Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan bekal kepada para guru dan tenaga kependidikan untuk lebih mengenal serta memanfaatkan teknologi secara optimal, khususnya dalam mendukung pelaksanaan asesmen pembelajaran.
Pemanfaatan platform digital diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan dalam proses administrasi dan pelaksanaan asesmen, tetapi juga mampu membantu guru memperoleh informasi yang lebih baik mengenai proses dan hasil belajar peserta didik.
Memasuki acara inti, peserta mengikuti Pelatihan Penggunaan Platform Pijar untuk Asesmen Pembelajaran yang disampaikan oleh Bapak Rico Putra Ardiansyah.
Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai pemanfaatan Platform Pijar sebagai salah satu sarana digital yang dapat digunakan untuk mendukung pelaksanaan asesmen dalam proses pembelajaran.
Pelatihan tidak hanya berfokus pada pengenalan platform, tetapi juga diarahkan agar peserta memahami bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara lebih efektif dalam mendukung tugas guru.
Melalui kegiatan ini, guru diharapkan mampu mengenali berbagai fitur dan fungsi yang tersedia serta memperoleh pengalaman praktis dalam menggunakannya. Dengan demikian, platform yang diperkenalkan tidak berhenti pada tahap pemahaman secara teori, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam kegiatan pembelajaran di kelas.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para guru mengikuti pemaparan materi, mencermati penjelasan yang diberikan, serta mengikuti proses pelatihan dengan penuh perhatian.
Suasana pelatihan juga menjadi ruang bagi peserta untuk belajar bersama, bertanya, berdiskusi, dan memahami penggunaan teknologi dari sisi praktis.
Perkembangan teknologi memberikan banyak peluang bagi dunia pendidikan. Kehadiran berbagai platform digital dapat membantu guru dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif, efisien, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Namun demikian, pemanfaatan teknologi tetap membutuhkan kesiapan dan kemauan untuk terus belajar dari para pendidik. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan seperti ini menjadi penting sebagai ruang untuk meningkatkan kompetensi sekaligus membangun budaya belajar di lingkungan sekolah.
Melalui pelatihan Platform Pijar, SMP Negeri 25 Semarang berupaya membangun pemahaman bahwa teknologi bukanlah pengganti peran guru. Sebaliknya, teknologi dapat menjadi alat yang membantu guru dalam menjalankan tugasnya sehingga waktu, tenaga, dan proses pembelajaran dapat dikelola dengan lebih optimal.
Guru tetap menjadi sosok utama dalam membimbing, mendampingi, memberikan motivasi, serta membangun karakter peserta didik. Teknologi hadir sebagai sarana yang mendukung proses tersebut.
Setelah penyampaian materi dan praktik pelatihan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi evaluasi dan kesimpulan yang kembali dipandu oleh Bapak Rico Putra Ardiansyah.
Sesi tersebut menjadi bagian penting untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Peserta diberikan kesempatan untuk melakukan refleksi, menyampaikan pertanyaan, serta mengidentifikasi berbagai hal yang perlu diperhatikan dalam penerapan Platform Pijar untuk asesmen pembelajaran.
Melalui sesi evaluasi tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memahami penggunaan platform secara teknis, tetapi juga mampu mempertimbangkan penerapannya sesuai dengan kebutuhan pembelajaran masing-masing.
Dengan adanya evaluasi, proses pelatihan diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih optimal dan menjadi bekal bagi para guru untuk mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.
Kegiatan Pelatihan Penggunaan Platform Pijar untuk Asesmen Pembelajaran di SMP Negeri 25 Semarang menjadi bagian dari semangat sekolah untuk terus berkembang mengikuti perubahan zaman.
Transformasi digital dalam pendidikan bukan sekadar tentang penggunaan perangkat dan aplikasi, tetapi juga tentang bagaimana teknologi dapat memberikan nilai tambah bagi proses pendidikan.
Ketika dimanfaatkan dengan tepat, teknologi dapat membantu guru menyusun proses asesmen secara lebih terarah, memberikan informasi mengenai perkembangan belajar peserta didik, serta mendukung pengambilan keputusan dalam pembelajaran.
Oleh karena itu, kemampuan untuk beradaptasi dengan teknologi menjadi salah satu bagian penting dari kompetensi pendidik masa kini.
SMP Negeri 25 Semarang terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang terbuka terhadap inovasi dan perkembangan teknologi, namun tetap menempatkan nilai-nilai pendidikan, karakter, serta kebutuhan peserta didik sebagai hal yang utama.
Kegiatan pelatihan ditutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, khususnya kepada Ibu Nur Laily, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala SMP Negeri 25 Semarang, Bapak Wahyudi Isa Al Bahri, S.Pd. selaku Wakil Kepala SMP Negeri 25 Semarang, Bapak Rico Putra Ardiansyah selaku pemateri, serta seluruh guru dan karyawan SMP Negeri 25 Semarang yang telah mengikuti kegiatan hingga selesai.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi dapat semakin tumbuh di lingkungan SMP Negeri 25 Semarang.
Sebab, pendidikan yang baik tidak hanya membutuhkan teknologi yang terus berkembang, tetapi juga membutuhkan pendidik yang memiliki kemauan untuk terus belajar dan memberikan yang terbaik bagi peserta didiknya.
Sebagaimana semangat yang disampaikan dalam penutupan kegiatan:
“Teknologi bukan sekadar alat untuk mempermudah pekerjaan, tetapi menjadi jembatan untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih efektif, adaptif, dan bermakna bagi peserta didik.”
Dengan semangat tersebut, SMP Negeri 25 Semarang diharapkan dapat terus melangkah menjadi sekolah yang mampu mengikuti perkembangan zaman, menghadirkan inovasi dalam pembelajaran, serta tetap memberikan pendidikan yang berpusat pada kebutuhan dan masa depan peserta didik.
Mengajar dengan teknologi, mendidik dengan hati.
Semoga ilmu yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat diterapkan, dikembangkan, dan memberikan manfaat nyata bagi proses pembelajaran di SMP Negeri 25 Semarang.
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
